Turis Jerman Merusak Patung Berusia 150 Tahun di Italia saat Bikin Konten Media Sosial

TEMPO.CO, Jakarta – Sekelompok turis Jerman disebut bodoh setelah merusak patung berharga di Italia. Rombongan 17 turis itu menyewa sebuah vila di Viggiu, yang berada di wilayah Lombardy, Italia utara.

Menurut laporan media Italia, para tamu di Villa Alceo adalah para influencer yang sedang membuat konten untuk media sosial. Villa Alceo berjarak sekitar 30 mil (48 kilometer) dari Milan dan dibangun pada 1870 oleh keluarga bangsawan setempat. Mereka menjamu diktator fasis Italia Benito Mussolini di sana, menurut situs web vila itu.

Insiden tersebut terekam CCTV. Dalam rekaman, tampak dua turis Jerman naik ke atas karya seni berharga berusia 150 tahun. Dua dari kelompok itu memeluk patung Domina yang setinggi 5,5 kaki (1,67 meter) dan satu lagi mendorongnya dengan tongkat.

Patung itu kemudian jatuh ke tanah dan jadi berkeping-keping. Manajer properti Bruno Golferini pun melaporkan kelompok itu ke polisi, meskipun mereka dilaporkan telah meninggalkan Italia.

Kelompok tersebut meninggalkan Italia pada Senin pekan lalu, menurut laporan Reuters. Manajer mengatakan kepada Insider melalui email bahwa para tamu belum meminta maaf dan belum menawarkan kompensasi apa pun atas kerusakan tersebut.

“Domina adalah wanita yang melindungi vila,” kata Golferini yang dilansir Reuters. “Sayangnya, ada orang-orang bodoh yang melakukan hal-hal semacam ini.”

Golferini mengatakan kepada sebuah stasiun berita Italia bahwa mereka menyadari kejadian itu setelah terlambat. 

“Anak laki-laki tidak menghormati larangan memasuki air mancur dan direkam oleh kamera pengintai video sementara dua dari mereka memeluk patung itu, menjatuhkannya dan menghancurkannya, sementara empat rekan mereka merekam video dengan ponsel mereka,” kata dia. 

Iklan

Manajer mengatakan patung itu akan sulit diperbaiki karena kerusakan tambahan yang terjadi pada ubin air mancur.

Baca Juga  Netflix akan Gelar Acara Penggemar One Piece 10 Negara, Termasuk Indonesia

Patung Domina yang rusak adalah karya seniman Enrico Butti dan bernilai 200.000 euro atau sekitar Rp3,3 miliar.

Matteo Salvini, wakil perdana menteri Italia, mengatakan kelompok itu “bodoh” bukan “influencer”.

Francesca Caruso, anggota dewan budaya untuk wilayah Lombardy, berkata menuntut denda kepada sekelompok turis Jerman itu. “Mereka yang merusak warisan seni dan budaya harus membayar mahal,” kata dia. 

Insiden itu adalah yang terbaru dari serangkaian vandalisme yang membuat Italia terguncang. Pada Juli, seorang turis Inggris difilmkan mengukir namanya di Colosseum. Seorang remaja Swiss kemudian kedapatan melakukan hal yang sama. Italia memiliki banyak monumen bersejarah dan menerapkan aturan perilaku yang ketat untuk wisatawan yang mengunjunginya. 

EXPRESS.CO.UK | INSIDER 

Pilihan Editor: 7 Aksi Vandalisme Turis di Tempat Wisata di Dunia



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *