Profil Surindro Supjarso, Suami Pertama Megawati Soekarnoputri Sekaligus Pilot yang Hilang di Laut

Suara.com – Sosok Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso atau biasa dikenal dengan Surindro Supjarso mungkin tidak banyak diketahui oleh generasi muda saat ini. Namun, Surindro Supjarso ternyata merupakan salah satu anggota Tentara Nasional Angkatan Udara Republik Indonesia yang jasanya dikenal dan dikenang hingga saat ini. 

Fakta lain yang juga tidak banyak diketahui ialah bahwa Surindro Supjarso merupakan suami pertama dari Megawati Soekarnoputri. Kecelakaan tragis yang terjadi pada Surindro Supjarso membuat jasadnya tidak ditemukan hingga saat ini. 

Lantas, seperti apa sosok Surindro Supjarso? Berikut ini profil Surindro Supjarso yang berhasil dirangkum Suara.com.

Profil Surindro Supjarso

Baca Juga:Alasan Megawati Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo: Sebesar-besarnya Demi Kepentingan Bangsa dan Negara!

Surindro Supjarso bersama Megawati Soekarnoputri. (Dok: Istimewa)

Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso, seorang perwira menengah di Tentara Nasional Angkatan Udara Republik Indonesia. Ia adalah seorang perwira Tentara Nasional Angkatan Udara Republik Indonesia (TNI AU) yang memiliki rekam jejak karier yang luar biasa.

Di antara teman-temannya ia kerap dipanggil dengan Pacul. Surindro Supjarso ternyata juga merupakan sahabat karib Guntur Soekarnoputra, yang tidak lain ialah kakak Megawati. Seperti dikutip dari Kepustakaan Presiden, konon, Gunturlah yang menjodohkan Mega dengan Surindro.

Surindro Supjarso dan Megawati Soekarnoputri memiliki dua orang anak, yaitu Mohammad Prananda dan Mohammad Rizki Pratama. Kepergian Surindro secara tiba-tiba meninggalkan Megawati dalam keadaan hamil anak kedua, sehingga peristiwa ini membekas dalam sejarah pribadi keluarga mereka.

Kecelakaan di Perairan Biak

Pada tahun 1970, Surindro Supjarso mengalami kecelakaan tragis ketika sedang mempiloti pesawat Skyvan T-701 di perairan Biak, Irian Jaya. Saat itu, nasibnya berubah secara dramatis. Pencarian terhadapnya tidak berhasil, dan Surindro Supjarso dinyatakan hilang. Kepergian ini meninggalkan duka mendalam, terutama bagi Megawati Soekarnoputri, sahabat karibnya, yang dipercayai telah dijodohkan dengan Surindro oleh saudaranya, Guntur Soekarnoputra.

Baca Juga  Tiba-tiba Tunangan dengan Anggota TNI, Umur Muhammad Fardhana Lebih Muda dari Ayu Ting Ting?

Baca Juga:Kenang Kudatuli, Alasan Megawati Pilih Kantor PDIP Jalan Diponegoro untuk Umumkan Mahfud Jadi Cawapres

Hingga tahun 2007, 37 tahun setelah kejadian tragis itu, pesawat dan jasad Surindro masih belum ditemukan. Ketidakpastian ini menjadi  beban emosional yang berat bagi keluarga dan teman-teman terdekatnya. Megawati Soekarnoputri, yang kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia ke-5, menjadi salah satu sosok yang kehilangan atas kejadian itu. 

Penghargaan untuk Surindro Supjarso

Tahun lalu, TNi AU meresmikan Gedung Kapten Penerbang (Pnb) Anumerta Surindro Supjarso di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur. Gedung tersebut akan digunakan untuk pelatihan dan analisis pertempuran udara. Hal ini adalah penghargaan besar yang diberikan kepada almarhum Surindro Supjarso dengan mengabadikan namanya sebagai nama gedung.

Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga merupakan anak dari Megawati Soekarnoputri sempat hadir pada peresmian Gedung Kapten Penerbang (Pnb) Anumerta Surindro Supjarso di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.

Puan mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan untuk almarhum Surindro Supjarso karena nama suami pertama Presiden RI ke-5 Megawati itu diabadikan sebagai nama gedung.

“Saya mewakili keluarga besar Almarhum Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas penghormatan yang diberikan, dengan digunakannya nama Beliau sebagai nama salah satu gedung di Lanud Iswahjudi,” kata Puan saat acara berlangsung. 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *